Central Data Technology
EN | ID
Blog • 5 min read

Kenali Apa itu Kontainerisasi dan Alasan Bisnis Membutuhkannya

b

by Admin CDT

CDT Editorial

Published

May 27, 2022

Kenali Apa itu Kontainerisasi dan Alasan Bisnis Membutuhkannya

Bisnis yang beralih ke solusi penyimpanan cloud selama ini memanfaatkan proses virtualisasi untuk memindahkan aplikasi. Selain menggunakan sistem virtualisasi, migrasi aplikasi dan infrastruktur juga dapat menggunakan kontainerisasi.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Market Cube pada 2019 menyebutkan bahwa 87% responden sudah menjalankan teknologi kontainer. Dari semua organisasi yang sudah menggunakan teknologi kontainerisasi, 90% diantaranya telah menjalankan di tahap produksi.

Gartner memprediksi bahwa 75% perusahaan global akan menjalankan lebih dari dua palikasi dalam kontainer di tahun 2023 mendatang. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan hanya 30% perusahaan global di tahun 2020. Pelajari lebih lanjut apa itu kontainerisasi dan sejauh apa imbasnya untuk operasional bisnis dalam artikel berikut.

Apa itu Kontainerisasi Aplikasi?

Kontainerisasi aplikasi adalah solusi untuk membuat software bekerja dengan andal saat dipindahkan dari satu lingkungan komputasi ke lingkungan komputasi lainnya. Ini bisa dari lingkungan on-premise ke lingkungan pengujian dan mungkin dari mesin fisik di data center ke private atau public cloud.

Pencipta Docker, Solomon Hykes menuturkan bahwa masalah muncul ketika lingkungan software pendukung tidak identik. Bukan hanya software yang berbeda yang dapat menyebabkan masalah, tetapi juga perbedaan topololgi jaringan atau kebijakan keamanan dan penyimpanan.

Secara sederhana, kontainer terdiri dari seluruh lingkungan runtime mulai dari aplikasi, dependensi, library, binari lain, dan file konfigurasi yang diperlukan untuk menjalankannya serta dibundel dalam satu paket.

Kontainerisasi berbeda dengan teknologi virtualisasi, karena setiap wadah berbagi kernel OS dengan wadah lain. Sementara virtualisasi merupakan paket VM mencakup seluruh OS dan aplikasi yang dapat diedarkan.

Bagaimana Konsep Kerja Kontainerisasi Aplikasi?

Perbandingan Virtual Machine & Kontainerisasi
Sumber: f5

Kontainerisasi bekerja dengan menghilangkan sejumlah kerumitan pada lingkungan IT yang lama sehingga memungkinkan operasional bisnis secara hyperscale. Untuk tujuan praktis, kontainerisasi membuat konfigurasi yang dapat berada di dalam virtual machine.

Kontainer tersebut akan meng-hosting aplikasi atau bagian dan layanan. Sementara beberapa kontainer lain dapat digabungkan untuk membangun ekosistem yang kompleks dan kohesif.

Mengutip Insight Partners, dalam situasi ini, organisasi dapat membuat wadah yang mampu menangani berbagai arsitektur aplikasi dan mengoptimalkan setiap aplikasi untuk hardware dan lingkungan virtual di mana aplikasi tersebut berada.

Secara praktik, kontainer membangun konfigurasi seputar kebutuhan aplikasi, memberikan responsivitas, dan fleksiblitas yang penting ketika bisnis melakukan transformasi digital.

Baca Juga: Shape Defence – Solusi Anti Penipuan Berbasis AI untuk Segala Jenis Bisnis

Mengapa Kontainerisasi Aplikasi Mulai Populer?

Kontainerisasi mulai populer seiring dengan meningkatnya pola pikir bahwa data sangat penting untuk sebuah organisasi. Seiring dengan berkembangnya teknologi, bisnis kini mulai beralih ke era aplikasi untuk memudahkan adaptasi dan resnos terhadap permintaan pelanggan.

Solusi kontainerisasi merupakan strategi yang dapat meningkatkan fleksibilitas backend yang dibutuhkan oleh bisnis. Kemampuan ini memungkinkan bisnis untuk mempertahankan model pengiriman berkelanjutan, sambil meminimalkan kompleksitas dan risiko.

Kontainerisasi yang terdiri dari seuluruh lingkungan aplikasi dan file konfigurasi yang di-bundle dalam satu paket memudahkan migrasi dan keandalan aplikasi bisnis. Kontainerisasi membuat aplikasi bisnis menjadi lebih agile, fleksible, sekaligus mampu menjaga ketersediaan ketika dibutuhkan.

Keuntungan Kontainerisasi Aplikasi

Sebagai solusi untuk membuat migrasi aplikasi berjalan andal, kontainerisasi memiliki serangkaian keuntungan bagi bisnis. Dilansir CIO, berikut tiga keuntungan kontainerisasi untuk migrasi aplikasi bisnis Anda.

Menampung Lebih Banyak Wadah

Kontainerisasi memungkinkan satu server dapat menampung lebih banyak wadah dibandingkan VM. Padahal, satu wadah mungkina hanya berukuran puluhan megabyte (MB), sementara seluruh OS VM berukuran beberaga gigabyte (GB).

Booting OS Lebih Cepat

VM memerlukan beberapa menit untuk booting OS dan mulai menjalankan aplikasi yang di-hosting. Berbeda dengan kontainerisasi lebih hemat sumber daya, karena dapat loading hanya dalam waktu seketika saat dibutuhkan dan dapat tertutup saat tidak lagi diperlukan.

Modularitas Lebih Besar

Dibandingkan menjalankan seluruh aplikasi komplek dalam satu wadah, pendekatan layanan mikro memungkinkan aplikasi dibagi menjadi beberapa modul  individual (seperti database, front end aplikasi, dan sebagainya).  Aplikasi yang dibagun dengan cara ini justru lebih mudah dikelola karena setiap modul relatif sederhana hanya etika dibutuhkan dan perubahan dapat dilakukan pada modul tanpa membangun kembali seluruh aplikasi.

Baca Juga: Seperti Apa Kriteria High Availability yang Ideal untuk Manajemen Database Bisnis?

Tantangan dalam Dunia Kontainerisasi Aplikasi

Teknologi kontenairisasi memiliki tantangan yang tergolong kompleks. Mengutip Onat, berikut enam tantangan dalam dunia kontainerasisasi aplikasi:

Kontainer Tidak mendukung Persyaratan Inegrated Enterprise

Kontainer dirancang untuk tidak memiliki status. Hal ini berimbas pada perusahaan harus membangun sistem paralel menggunakan teknologi lama untuk database, sistem instrumentasi, antrean pesan, dan data stateful bisnis.

Arsitektur Lama Kompleks dan Tidak Memiliki Fungsionalitas API

Infrastruktur penyimpanan lama masih kompleks, tidak menyediakan konektivitas langsung ke ekosistem kontainer, dan tidak terintegrasi dengan API yang mendukung otomatisasi modern.

Performa Storage Tidak Dapat Diprediksi

Perangkat penyimpanan (storage) tidak kompeten terhadap aplikasi dan performanya juga tidak dapat diprediksi.

Sulit Migrasi Data secara Aman

Memindahkan data secara aman antar lokasi penyimpanan on-premise maupun cloud terasa sangat sulit. Padahal saat ini bisnis menjalankan penyimpanan secara on-premise, cloud, atau antar cloud yang memerlukan enkripsi, portabilitas, dan integrasi untuk menjangkau beberapa lingkungan.

Manajemen Penyimpanan dan Kinerja Kurang

Kurangnya tingkat manajemen penyimpanan kontainer membutuhkan skalabilitas tak terbatas, kinerja tinggi, keamanan, dan kontrol aplikasi lengkap dalam satu platform yang kuat untuk mengelola penyimpanan, pengembangan, dan perencanaan lingkungan IT.

Biaya Operasional Sangat Besar

Tidak sedikit perusahaan yang harus berpikir ulang saat melakukan migrasi data karena besarnya investasi yang harus dikeluarkan.

Baca juga: F5 dan NGINX Menyediakan Layanan Aplikasi yang Konsisten untuk Pelanggan di Seluruh Lingkungan

Solusi Menghadapi Tantangan di Bidang Kontainerisasi Aplikasi dari F5 di CDT

Pada intinya, bidang kontainerisasi membuat aplikasi bisnis Anda lebih agile, fleksibel, dan tetap menjaga ketersediaan ketika data sedang dibutuhkan. F5 menghadirkan tool yang memudahkan manajemen semua tantangan dalam bidang kontainerisasi demi memastikan aplikasi berjalan karmonis seiring dengan berkembangan bisnis Anda.

F5 menyediakan solusi untuk menjawab semua tantangan di bidang kontainerisasi yang telah dipaparkan di atas. Saatnya memastikan aplikasi dan infrastruktur bisnis Anda lebih agile, fleksibel, dan tersedia kapan pun dibutuhkan. Dapatkan solusi kontainerisasi aplikasi dari F5 di Central Data Technology (CDT).

CDT sebagai IT provider solution dan authorized distributor F5 di Indonesia memastikan solusi bisnis diimplementasikan dengan tepat. Didukung tim IT prodesional, berpengalaman, dan tersertifikasi, CDT membantu Anda melewat semua proses, mulai dari tahap konsultasi, deployment, management, dan dukungan after sales untuk menghindari trial and error.

Tertarik menggunakan solusi kontainerisasi aplikasi F5? Segera hubungi tim CDT melalui marketing@centraldatatech.com untuk informasi lebih detail.

You Might Also Like

Top recommended articles from our industry experts.

Migrasi Tanpa Downtime dengan AWS Database Migration Service
Blog
Nov 12, 2020 4 min

Migrasi Tanpa Downtime dengan AWS Database Migration Service

Seiring dengan bertambahnya jumlah data, bisnis terus mencari solusi database yang ideal untuk menyimpan dan mengolah data secara andal, aman, dan efisien. Maka dari itu, tak heran kalau bisnis terus melakukan migrasi database ke platform yang sesuai dengan kebutuhan. Salah satu platform yang bisa menjadi pilihan adalah Amazon Web Services (AWS).   Namun, perlu diingat […]

b
by Admin CDT
Read More
Amazon Connect: Solusi Contact Center Dinamis untuk Bisnis Anda
Blog
Nov 12, 2020 4 min

Amazon Connect: Solusi Contact Center Dinamis untuk Bisnis Anda

Contact center customer service menjadi salah satu instrumen paling vital yang dapat menunjang reputasi perusahaan. Namun, contact center bisa dikatakan sebagai bagian bisnis yang secara kolektif melibatkan banyak komponen, mulai dari sumber daya outsourcing dan karyawan in-house, hingga infrastruktur yang masif.  Di Amazon, teknologi berperan salah satu elemen pendukung contact center untuk kualitas layanan yang lebih baik dan menjadi aspek utama untuk memberikan […]

b
by Admin CDT
Read More
Mengelola Biaya Bisnis Kini Lebih Mudah dengan AWS Cost Categories
Blog
Nov 12, 2020 4 min

Mengelola Biaya Bisnis Kini Lebih Mudah dengan AWS Cost Categories

Seiring berkembangnya kebutuhan bisnis, perusahaan Anda pasti akan menggunakan kapasitas layanan AWS lebih dari yang diperkirakan. Jika dipahami dan dikelola secara efisien, biaya layanan cloud sebetulnya bisa dialokasikan lebih baik lagi untuk menekan pengeluaran yang tak diinginkan. Namun demikian, untuk memastikan alokasi biaya diterapkan dengan teratur, bisnis perlu mengelolanya secara detail. Karenanya, AWS menghadirkan AWS Cost Categories, […]

b
by Admin CDT
Read More